| |

Monumen Jalesveva Jayamahe - Here We Come...!

Pernahkah kalian melihat kapal perang secara langsung? Atau bahkan naik ke atasnya? Hehehe... aku dan teman-teman kelompok A TK Kristen Petra 13 baru saja mengalaminya, tepatnya pada hari Rabu, tanggal 12 Februari 2014 yang lalu. Saat itu, kami mengadakan kunjungan ke Markas TNI-AL Komando Armada Republik Indonesia Kawasan Timur (KOARMATIM). Sejak pagi, kami semua begitu antusias dan sudah tidak sabar lagi ingin segera berangkat ke sana. “Bu, boleh tidak naik ke kapal?” tanya teman-teman hampir bersamaan. “Tentu saja boleh,” sahut bu guru. Sontak saja kami berteriak kegirangan, “ Asyiiiikkkkkkk....!!!” Dan kami pun berangkat.

Setiba di Koarmatim, kami segera turun dari mobil dengan tertib. Dan ternyata, di sana kapal-kapal TNI-AL telah berjajar rapi sedang berlabuh di dermaga. Bapak tentara yang bertugas sebagai pemandu juga sudah siap melakukan tugas, yaitu memandu kami untuk berkeliling. Setelah memberi salam dan sedikit pengarahan, kami diizinkan menaiki salah satu kapal perang TNI-AL. Satu per satu, kami menaiki kapal dengan hati-hati. Ada yang sudah berani naik sendiri, namun ada juga beberapa teman yang masih belum berani. Dengan sigap, para bapak tentara yang mendampingi kami pun menuntun dan bahkan menggendong teman-teman yang masih belum berani itu. Kami mengelilingi kapal untuk melihat-lihat isi kapal dan perangkat-perangkat yang ada di dalamnya. Ada perlengkapan senjata, tali-tali kapal besar, serta sauh atau jangkar. Setelah puas mengelilingi kapal, ada yang sempat berseru, “Aku mau jadi tentara kalau sudah besar nanti.” Hehehe....

koarmatim_01.jpgkoarmatim_02.jpgkoarmatim_03.jpg

Perjalanan kami tidak hanya sampai di kapal saja, karena kami juga dipandu memasuki Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) yang ukurannya sangat besar itu. Tingginya saja sampai beberapa lantai. Karena kami masih kecil, kami hanya naik hingga ke lantai dua saja. Namun dari lantai dua tersebut, kami puas bisa memandang lautan dari ketinggian. Lalu sambil beristirahat dan menikmati bekal dari rumah, kami menonton diorama tentang aktivitas TNI-AL di Jawa Timur. Selesai itu, kami berpamitan dan mendapat pin dari bapak tentara. Tak lupa, kami mengucapkan terima kasih. Ah, senang sekali rasanya. Walau lelah, namun kami sangat gembira dengan kegiatan ini.

Kunjungan ke Rumah Pintar Cendekia Juanda

Hari Selasa, 8 Oktober 2013, aku berangkat ke sekolah dengan hati riang karena hari ini sekolah kami, TK Kristen Petra 13 khususnya Kelompok B akan mengadakan kunjungan ke Rumah Pintar Cendekia Juanda. Kami sudah tidak sabar lagi ingin segera berangkat dan ingin segera tahu ada apa ya di sana?

Ah... leganya, akhirnya kami sampai juga. Para petugas dengan ramah menyambut kami dan memberikan banyak informasi tentang Rumah Pintar Cendekia. Kami juga diajak menonton film "Aku Anak Baik". Setelah itu kamipun diajak mewarnai gambar pesawat tempur Angkatan Laut. Gambarnya bagus-bagus lho! Dengan gembira kami mewarnai gambar-gambar menggunakan krayon yang sudah kami bawa dari sekolah. Kata pak petugas, gambar yang paling bagus akan dipajang di dinding sebagai kenang-kenangan.

Setelah selesai mewarnai, kami diajak ke ruang perpustakaan untuk membaca berbagai buku cerita. Bukunya bagus-bagus dan kami senang membaca-baca di sana. Bukan hanya itu saja, setelah istirahat dan makan bekal bersama, kami juga bermain outbound di halaman. Senang sekali rasanya, permainannya seru dan kami tidak kuatir karena guru-guru kami tetap menjaga dan menemani kami.

Oh iya, di sana ada replika pesawat TNI Angkatan Laut. Aku sangat penasaran bagaimana yah cara menerbangkannya? Aku ingin jadi anggota TNI Angkatan Laut saja nanti, supaya aku bisa menerbangkan pesawat untuk menjaga perairan Indonesia.

kunjungan_rumah_pintar_4.jpgkunjungan_rumah_pintar_6.jpgkunjungan_rumah_pintar_8.jpgkunjungan_rumah_pintar_1.jpgkunjungan_rumah_pintar_3.jpgkunjungan_rumah_pintar_7.jpgkunjungan_rumah_pintar_5.jpgkunjungan_rumah_pintar_2.jpg

Let's Go Green

Aku ingin alamku tetap hijau, ditumbuhi banyak tanaman dan pohon-pohon. Supaya burung-burung bisa membuat sarang dan mereka tetap bernyanyi di pagi hari. Supaya manusia dan hewan-hewan tetap mempunyai makanan. Supaya udara tetap sejuk walaupun cuaca sedang panas.

Aku bersyukur pekarangan sekolahku KB-TK Kristen Petra 13 memiliki lahan untuk ditanami berbagai macam tanaman. Rasa senangku semakin bertambah saat ibu guru mengajari kami menanam dan merawat tanaman. Kami menanam berbagai jenis tanaman di taman belakang sekolah. Setelah menanam, kami juga belajar memberi pupuk dan menyiraminya. Walaupun tangan kami kotor terkena tanah, itu tidak masalah karena bisa dicuci dengan air dan sabun. Yang penting bagiku adalah lingkunganku tetap hijau.

go_green_2.jpggo_green_6.jpggo_green_1.jpggo_green_4.jpggo_green_5.jpggo_green_3.jpg

Traditional Steamed Food: Putu Ayu

Aku dan teman-temanku senang sekali karena di minggu ke-4 bulan September, kami belajar membuat kue Putu Ayu. Kuenya berwarna hijau dan ada parutan kelapanya, saat dimakan... hmmm enak. Teman-teman mau mencoba membuat kue Putu Ayu? Datanglah ke TK Kristen Petra 13, kita dapat membuatnya bersama-sama.

putu_ayu.jpg

Doa Kelompok

Setiap bulan, ibu guru mengajak kami berdoa di dalam kelompok-kelompok kecil. Kami senang sekali karena kami dapat saling mendoakan satu dengan yang lain. Seperti hari ini, aku berdoa agar Tuhan Yesus menyembuhkan papa temanku yang sakit.

doa_kelompok.jpg

boost the values reap the success