| |

Kebun Sekolah Kami

IMG 20190814 073757

Pagi ini setelah berdoa bersama di kelas, kami, siswa-siswi KB Kristen Petra 13 jalan-jalan di kebun sekolah. Ternyata di kebun sekolah kami terdapat banyak sekali tanaman, ada yang berdaun hijau dan juga ada yang kuning. Senang sekali bisa melihat berbagai macam tanaman bersama teman-teman sekelas.

IMG 20190814 074305

Tidak hanya menikmati indahnya kebun sekolah, kami juga tidak lupa untuk memberi makan ikan-ikan yang ada di kolam belakang sekolah. Wahh, ternyata tanpa kami sadari ikan-ikan ini semakin besar saja. “Lihat, lihat, ini ikanku…. Berenang-berenang tak jemu-jemu!!” Kami menyayikan lagu ini sambil mengamati mulut ikan-ikan yang sedang makan dengan lahapnya.

IMG 20190814 074501

IMG 20190814 074507

Waktunya Panen Hasil Kebun

IMG 20190722 WA0010

Hari ini, Jumat, 19 Juli 2019 ibu guru mengajak kami berjalan-jalan di kebun belakang sekolah TK Kristen Petra 13. Tanaman singkong di kebun belakang sekolahku sudah tinggi dan besar. Ibu guru mengatakan kalau tanaman singkong ini sudah waktunya dipanen.

Kami semua sangat penasaran ada apa didalam tanah ini dan bagaimana cara memanennya? Ibu guru pun memberi penjelasan tentang tanaman singkong dan cara bagaimana cara memanennya.

IMG-20190722-WA0014.jpgIMG-20190722-WA0017.jpgIMG-20190722-WA0016.jpgIMG-20190722-WA0010.jpgIMG-20190722-WA0013.jpgIMG-20190722-WA0015.jpg
 

Kami pun mencoba memanen tanaman singkong dengan cara menarik batangnya. Awalnya agak sulit tapi ibu guru membantu kami menarik batangnya, dan kami berteriak kegirangan ketika melihat batang singkong yang besar-besar pada akar tanaman. Ibu gurupun memotong batang-batang singkong itu dan kami mengumpulkannya untuk dibersihkan dan segera direbus.

Hmmmm….rasanya pasti sangat yummi…!!!!

Ini adalah pengalaman pertama kami memanen singkong. Kami sangat senang karena dapat melakukannya sendiri dengan tangan kami. Terima kasih Tuhan karena sudah menumbuhkan hasil tanaman singkong kami.

Asyiknya Main Air!

IMG 20190325 100657

Hari ini, aku sangat senang berangkat ke sekolahku, TK Kristen Petra 13. Aku melangkah ceria sambil membawa perlengkapan mandi yang telah kusiapkan dibantu oleh mama dari rumah. Sebab... hari Senin ini, tanggal 15 April 2019, aku akan mengikuti kegiatan bermain air bersama teman-temanku di sekolah. Sebelum main air, kami menyiapkan seluruh perlengkapan, kemudian melakukan pemanasan bersama-sama. Setelah itu, barulah kami dipersilakan masuk ke dalam kolam dan bermain air dengan gembira. Ibu guru juga mengajak kami bermain menghitung bola-bola sesuai dengan angka yang disebutkan. Kami berlomba-lomba menjadi yang tercepat. Waahhh... seru sekali! Tidak terasa... waktu bermain telah usai, dan kami harus segera mandi. Ibu guru mengajari kami untuk mandiri. Kami harus mengenal dan menjaga barang milik kami sendiri serta dapat membereskan semua perlengkapan pribadi dengan rapi. Terima kasih, Miss...! Hari ini kami belajar banyak hal. Bukan hanya keseruan saat bermain air bersama, namun juga belajar mandiri mengurus diri kami sendiri. Teman-teman... kapan ya, kita main air lagi...?? Hehehe...!

IMG_20190415_084522.jpgIMG_20190325_101054.jpgIMG_20190325_101041.jpgIMG_20190325_100657.jpgIMG_20190415_084455.jpgIMG_20190325_101043.jpg
 

Let’s Make Flowing Water

IMG 20190321 WA0008

Hari Rabu, tanggal 20 Maret 2019, para siswa kelompok B dari KB Kristen Petra 13 sedang belajar tentang sifat-sifat air. Salah satu sifat air adalah mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Untuk menambah pengalaman mereka, ibu guru mengajak mereka bermain air dengan membuat water wall. Bahannya sederhana, hanya terbuat dari botol plastik yang disusun sedemikian rupa sehingga  air dapat mengalir ke bawah. Mereka sangat antusias mencobanya. “Airnya jatuh ke bawah, Miss. Horeee… horeee...!!!” Seru mereka sambil tertawa gembira. Melalui kegiatan eksperimen ini, mereka bisa mengamati secara langsung dan mendapat pengalaman yang akan selalu diingat oleh mereka. Water wall ini dapat membantu mereka untuk memahami salah satu sifat air dengan lebih mudah, yaitu mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Besok ada permainan apa lagi, yaa...?

IMG 20190321 WA0009

Wow... They Can Grow!

IMG_20190208_112615.jpgIMG-20190223-WA0016.jpgIMG_20190215_120700.jpgIMG_20190215_121138.jpgIMG_20190215_120538.jpgIMG-20190223-WA0015.jpgIMG_20190212_110428.jpgIMG_20190208_112123.jpg

Hari Kamis, tanggal 7 Februari 2019, aku dan teman-teman kelompok A dari TK Kristen Petra 13 belajar di sentra bahan alam. Minggu ini, temanya adalah pekerjaan, dan kami belajar tentang petani. Setelah mengenal tentang profesi petani dan produk yang dihasilkannya, kami juga belajar tentang cara menanam benih supaya tumbuh subur dan menghasilkan buah yang baik. Yang paling menarik adalah saat kami belajar menanam kacang hijau. Bahannya sangat sederhana dan mudah didapat, yaitu: biji kacang hijau, gelas air mineral, kapas, dan air.

Awalnya ibu guru menjelaskan tentang proses pertumbuhan kacang hijau melalui tayangan video. Aku terperangah, kok bisa tumbuh, ya? Pertanyaan itu selalu ada di benakku. Kemudian, kami menanam biji kacang hijau. Kami menggunakan kapas sebagai media pengganti tanah, lalu disiram sedikit air hingga kapasnya basah. Setelah itu, biji kacang hijau dimasukkan ke dalam gelas. Kami lalu meletakkan gelas itu di tempat yang terkena sinar matahari. Kata ibu guru, tumbuhan membutuhkan sinar matahari supaya bisa tumbuh. Dan kami berdoa kepada Tuhan supaya Tuhan menumbuhkan tanaman kami. Kami juga harus sabar menunggu sampai biji-biji itu tumbuh.
Kami mengamati proses pertumbuhannya setiap hari. Hari pertama, biji kacang hijau itu sudah pecah dan keluar sebuah tanaman kecil dari dalamnya. Aku semakin penasaran... kapan dia akan bertumbuh semakin tinggi. Dan benar saja, setelah kami rawat beberapa hari, kacang hijau kami sudah tumbuh besar dan tinggi. Wow... they can grow! Aku sangat senang dan bangga melihat tanamanku yang telah tumbuh besar. Dan yang lebih menyenangkan, ibu guru mengizinkan kami membawa tanaman itu ke rumah untuk ditunjukkan kepada mama dan papa. Dengan antusias, aku menceritakan proses pertumbuhannya kepada mereka. Aku yang menanam, tetapi Tuhan yang menumbuhkan.

 

boost the values reap the success